Gender Based Teacher Directive Speech Acts in Religious Learning Process at Islamic High School
Abstract
This research aims to explain the form of directive speech acts used by male teachers and female teachers as well as the differences in Islamic high school. This type of research is qualitative research using descriptive analysis method. The data of this research is the directive speech of male teachers and female teachers. The data collection of this research used the free listening technique. Data validation uses triangulation technique while the data analysis technique is done through three stages, namely the reduction stage, data presentation, and drawing conclusions. There are three findings obtained from this research. First, the speech act that is often used by male teachers is the speech act of ordering while the speech act of begging is rarely used. Second, the speech act most often used by female teachers is the speech act of telling while the rarely used speech acts are begging and advising. Third, the difference is that male teachers use directive speech acts of telling using ordinary imperative sentences, while female teachers use directive speech acts of telling using imperative imperative sentences. The novelty in this research is that there is no previous research that examines the speech acts used by male teachers and female teachers in religious subjects in a madrasa with Mandailing cultural background.
Downloads
References
Afdhaliyah, R., & Haq, S. C. (2021). Variasi bahasa dalam media sosial Twitter. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 104–116. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v3i1.4732
Ajmadewi, N. P. K., Arnawa, N., & Liswahyuningsih, N. L. G. (2021). Tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia secara virtual di SMK Pariwisata Harapan Denpasar. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Seni, 10(1), 130–151. https://doi.org/10.5281/zenodo.5732965
Alia, N. (2022). Internalisasi nilai kesetaraan gender melalui keteladanan guru di SD/MI Kota Bandung. Equalita, 4(1), 136–150. https://doi.org/10.24235/equalita.v4i1.10901
Amurwani, P. P. (2021). Language construction of female and male teachers in the beginning of learning activities. Jurnal Toto Buang, 3(2), 15-26. https://doi.org/10.26499/ttbng.v9i1.240
Apriastuti, N. N. A. A. A. (2017). Bentuk, fungsi dan jenis tindak tutur dalam komunikasi siswa di kelas IX unggulan SMP PGRI 3 Denpasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 38–47. https://doi.org/10.23887/jipp.v1i1.11960
Arifa, H., & Widodo, M. (2015). Teacher and Student Directive Speech Acts in Learning Writing Indonesian ( Pragmatic Studies ). 24610–24621
Diana, R. E. (2020). Prinsip kesantunan berbahasa dala tindak tutur direktif guru bahasa Indonesia pada proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Jurnal Basicedu, 6(3). https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2759
Elmita, W., Ermanto, & Ratna, E. (2013). Tindak tutur direktif guru dalam proses belajar mengajar di TK Nusa Indah Banuaran Padang. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 20, 58–66. https://doi.org/10.24036/1301-019883
Handayani, C., Sumarwati, S., & Suhita, R. (2014). Implikatur percakapan dalam acara talk show Mata Najwa di Metro TV. Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 2(3), 55047.
Handayani, K., Sitepu, B., Petrus, P., & Lazarus, D. L. (2021). Realisasi ilokosi tindak tutur direktif dalam dialog proses belajar mengajar mata pelajaran biologi di SMAK Santo Aloysius Palangka Raya. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 1(2), 79–90. https://doi.org/10.37304/enggang.v2i1.2858
Hidayanti, P., & Syamsuyurnita, S. (2022). Analisis tindak tutur direktif guru terhadap siswa di MTs Al-Washliyah Bulan-Bulan. ALINEA : Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pengajarannya, 2(2), 271–285. https://doi.org/10.58218/alinea.v2i2.228
Jannah, F. (2022). Urgensi memahami kesetaraan gender bagi guru Sekolah Dasar. Muadalah, 10(1), 47. https://doi.org/10.18592/muadalah.v10i1.8127
Kentary, A., Ngalim, A., & Prayitno, H. J. (2015). Tindak tutur ilokusi guru berlatar belakang budaya Jawa: Persektif gender. Jurnal Penelitian Humaniora, 16(1).
Kurniasih, R. (2016). Tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran bahasa Jawa serta relevansinya terhadap materi pembelajaran Unggah-ungguh Basa Kelas XI Sekolah Menengah Atas (Studi Kasus di SMA N Karangpandan) [Undergraduate honors thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta]. UNS Institutional Repository. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/55974/
Kurniawati, A., Liana, L., Asharina, N. P., & Permana, I. (2018). Kajian feminisme dalam novel “Cantik Itu Luka” karya Eka Kurniawan. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(2), 195–206. https://doi.org/10.22460/p.v1i2p%25p.213%0A
Mandra, M. A. B. (2018). Tuturan direktif guru dalam kegiatan pembelajaran berdasarkan perspektif gender. Universitas Negeri Malang.
Marizal, Y., R., S., & Tressyalina, T. (2021). Tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Gunung Talang. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(4), 441–452. https://doi.org/10.30872/diglosia.v4i4.264
Mulyani. (2015). Kajian pragmatik terhadap tindak tutur direktif guru SMA dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Proceedings of the 2nd Prasasti 2015, 114–119. https://doi.org/10.20961/pras.v0i0.85
Nurhabibah, P. (2020). Analisis tindak tutur selebgram terhadap tingkat kepercayaan warganet di Instagram. Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS) 2020, 58–67.
Nurpadillah, V. (2019). Tindak tutur direktif mahasiswa milenial dan dosen dalam grup Whatsapp. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(2), 71. https://doi.org/10.29300/disastra.v1i2.1899
Pratiwi, H. R., & Puspitasari, N. A. (2023). Tindak tutur ekspresif dalam film gara-gara warisan karya Muhadkly Acho: Kajian teori Searle. KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 6(2), 411–426.
Prawita, A., & Utomo, A. P. Y. (2020). Analysis of directive speech acts in Mata Najwa Youtube Channel “Because of Corona: Why Indonesia is not like Singapore.” AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 2580–9040. https://doi.org/10.21009/AKSIS.040109
Qomariyah, L. (2017). Tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran bahasa Arab. Arabi : Journal of Arabic Studies, 2(1), 1. https://doi.org/10.24865/ajas.v2i1.32
Rusman. (2014). Model-model pembelajaran. Rajawali Pers.
Safitri, A. N., Fatah, M. A., Azizah, N. N., & Zakiah, S. A. (2021). Kesetaraan gender dalam dunia pendidikan dan perspektif agama Islam. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 2(3), 128–132. https://doi.org/10.22219/jppg.v2i3.23975
Setiyaningsih, S. I. (2015). Bias gender dalam verba: Sebuah kajian leksikon dalam bahasa Inggris. Sawwa, 11(1), 25–50. https://doi.org/10.21580/sa.v11i1.1445
Setyawan, B. W. (2020). Kajian pragmatik mengenai tindak tutur direktif dalam serat Joko Lodhang karangan Raden Ngabehi Ranggawarsita [The pragmatics analysis about directive speech act in serat Joko Lodhang by R. Ng. Ranggawarsita]. Jalabahasa, 14(2), 67–79. https://doi.org/10.36567/jalabahasa.v14i2.206
Sundoro, B. T. (2020). Penggunaan alih kode pada pembelajaran bahasa Indonesia berperspektif gender. Indonesian Language Education and Literature, 6(1), 1-12. https://doi.org/10.24235/ileal.v6i1.6108
Utari, Z. (2020). Kasantunan tindak tutur direktif bahasa Indonesia dalam konteks tuturan tersebut adalah multietnis siswa Madrasah Aliyah di kota Padang [Unpublished undergraduate honors thesis]. Universitas Negeri Padang.
Waljinah, S., Prayitno, H. J., Purnomo, E., Rufiah, A., & Kustanti, E. W. (2019). Tindak tutur direktif wacana berita online: Kajian media pembelajaran berbasis teknologi digital. SeBaSa, 2(2), 118-129. https://doi.org/10.29408/sbs.v2i2.1590
Wati, I. N., Rusminto, N. K., dan Riadi, B. (2017). Tindak tutur direktif guru perempuan dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI SMA. Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra., 18(2), 100-112. https://doi.org/10.23960/aksara/v18i2.pp100-112
Wijayanti N. M., Utomo, A. P. Y. (2021). Analisis tindak tutur direktif pada novel "Orang-orang biasa" karya Andrea Hirata dan relevansinya sebagai pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Parafrasa: Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 3(1), 15–26. https://doi.org/10.55215/triangulasi.v1i2.4397
Yuliarti, Rustono, A. N. (2015). Tindak tutur direktif dalam wacana novel trilogi karya Agustinus Wibowo. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2), 78–85. https://doi.org/10.15294/SELOKA.V4I2.9864
Zulkarnain, S. I. dan N. F. (2018). Perbedaan gaya bahasa laki-laki dan perempuan pada penutur bahasa Indonesia dan Aceh 159-172. Gender Aquality: Internasional Journal of Child and Gender Studies., 4(1), 159–172. https://doi.org/10.26499/bahasa.v1i3.28
Copyright (c) 2023 Studies in Learning and Teaching

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.










