Digital Literacy: Thinking Critically About Language Skills in the Digital Age
Abstract
The purpose of this study is to analyze students' critical thinking well by utilizing digital literacy. The method in this study is a qualitative method. Samples were taken from 2nd semester class A students at Sanata Dharma University, Yogyakarta. Data collection used a testing method. Critical thinking test questions function as instruments. Data analysis is the Miles & Huberman model analysis, namely qualitative data analysis, data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the research data, it can be concluded that the level of critical thinking of students is very high related to four indicators, namely interpretation, analysis, explanation and self-regulation. The conclusion and explanation indicators are included in the moderate category. This is based on the table described for the level of critical thinking of students. There are several things that an institution or university must do to maintain these capabilities in the digital era, so that students can use them wisely and benefit many audiences, such as: providing outreach regarding the proper use of social media and providing tips for avoiding hoax news, providing Montessori training to develop critical thinking skills, providing Mendeley training using qualified references.
Downloads
References
Abdul, H., Asih, R. (2018). Pembelajaran mandiri melalui literasi digital. Seminar Tahunan Linguistik. https://shorturl.at/BMqZD
Abdulai, A.-F., Tiffere, A.-H., Adam, F., & Kabanunye, M. M. (2021). COVID-19 information-related digital literacy among online health consumers in a low-income country. International Journal of Medical Informatics, 145, 104322. https://doi.org/10.1016/j.ijmedinf.2020.104322
Aisyah, N. H. (2021). Mahasiswa cerdas tangkal berita hoaks di era disrupsi melalui literasi digital. Alsys, 1(1), 67–82. https://doi.org/10.58578/alsys.v1i1.11
Al, R. S., et al. (2016). Keterampilan berpikir kritis siswa SMK dalam menyelesaikan masalah kombinatorika dan peluang. Seminar PPGSM-3TUM.
As’ari, A. R., & Ikhwan, E. B. (2016). Variasi konstruk dalam pembelajaran matematika (Issue December). CV. Bintang Sejahtera.
Azizah, M., Sulianto, J., & Cintang, N. (2018). Analisis keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pembelajaran matematika Kurikulum 2013. Jurnal Penelitian Pendidikan, 1(35), 61-70. https://doi.org/10.15294/jpp.v35i1.13529
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dafit, F., Agustiani, Rohmah, A., Fitri, N., & Rafikin, S. K. (2023). Budaya literasi dalam dunia pendidikan (studi kasus pada SD di Provinsi Riau). Khatulistiwa, 3(3), 143–152. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v3i2.1892
Facione, P. A. (2011). Critical thinking: What it is and why it counts (ISBN 13: 978-1-891557-07-1). Insight Assessment. https://www.insightassessment.com/CT-Resources/Teaching-For-and-About-Critical-Thinking/Critical-Thinking-What-It-Is-and-Why-It-Counts/Critical-Thinking-What-It-Is-and-Why-It-Counts-PDF
Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment. https://www.insightassessment.com/CT-Resources/Teaching-For-and-About-Critical-Thinking/Critical-Thinking-What-It-Is-and-Why-It-Counts/Critical-Thinking-What-It-Is-and-Why-It-Counts-PDF
Fadilah, M. S., Jatmiko, B., & Prastowo, T. (2020). Validity and effectiveness of argument-driven inquiry model with contextual approaches to improve critical thinking skills in science learning. Studies in Learning and Teaching, 1(2), 66–75. https://doi.org/10.46627/silet.v1i2.32
Fatira, M., Ferawati, F., Darmayani, S., Sandriana, J. N., O. A., Filia, D. A., Rudy, H., Nurhana, M., Nur Arisah, N. A., & Febriani, R. (2021). Pembelajaran digital (Cetakan pertama). Penerbit Widina Bhakti Persada.
Fatmawati, H., M Mardiyana., T Triyanto. (2014). Analisis berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan Polya pada pokok bahasan persamaan kuadrat. Jurnal Pembelajaran Matematika, 2(9). https://jurnal.uns.ac.id/jpm/article/view/10514
Fita, M. N., Jatmiko, B., & Sudibyo, E. (2021). The effectiveness of Problem Based Learning (PBL) based socioscientific issue (SSI) to improve critical thinking skills. Studies in Learning and Teaching, 2(3), 1–9. https://doi.org/10.46627/silet.v2i3.71
Ginting, E. S. (2020). Penguatan literasi digital. Prosiding Seminar Nasional PBSI-III Tahun 2020.
Gunawan, D., Soekamto, H., Sahrina, A., & Suharto, Y. (2023). Pengaruh model discovery learning berbantuan video terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 3(6), 626–635. https://doi.org/10.17977/um063v3i6p626-635
Guriev, S., Melnikov, N., & Zhuravskaya, E. (2021). 3G Internet and confidence in government. The Quarterly Journal of Economics, 136(4), 2533–2613. https://doi.org/10.1093/qje/qjaa040
Hastuti, W. S., Pujiastuti, P., Tiarani, V. A., Nugroho, I. A., & Herwin, H. (2021). Pelatihan pengembangan pembelajaran berorientasi Higher-Order Thinking Skills (HOTS) bagi guru sekolah dasar. FOUNDASIA, 12(1). https://doi.org/10.21831/foundasia.v12i1.36360
Ibda, H. (2019). Peningkatan keterampilan menulis artikel populer pada mahasiswa melalui program Satu Mahasiswa Satu Karya (SAMA SAYA). Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 14(3), 405–416. https://doi.org/10.14710/nusa.14.3.405-416
Karim, K., & Normaya, N. (2015). Kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model Jucama di sekolah menengah pertama. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1). https://doi.org/10.20527/edumat.v3i1.634
Lase, D. (2019). Pendidikan di era Revolusi Industri 4.0. Sundermann: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan, 12(2), 28–43. https://doi.org/10.36588/sundermann.v1i1.18
Marfu’ah, I., & Julaeha, S. (2021). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMK dalam menyelesaikan soal matematika bertipe HOTS (Higher Order Thinking Skill). SINASIS: Seminar Nasional Sains, 2(1), 26–30. https://proceeding.unindra.ac.id/index.php/sinasis/article/view/5308
Munawwarah, M., Laili, N., & Tohir, M. (2020). Keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan keterampilan abad 21. Alifmatika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 2(1), 37–58. https://doi.org/10.35316/alifmatika.2020.v2i1.37-58
Munira, S., Abidin, Z., & Jarmita, N. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika kelas IV MIN 25 Aceh Besar. UIN Ar-Raniry. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/13178/
Murniayudi, H., Mustadi, A., & Jerusalem, M. A. (2018). Reciprocal teaching: Sebuah inovasi pembelajaran abad 21 untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa PGSD. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 8(2), 173. https://doi.org/10.25273/pe.v8i2.3308
Nana, N., & Surahman, E. (2019). Pengembangan inovasi pembelajaran digital menggunakan model blended POE2WE di era revolusi industri 4.0. Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya), 4, 82. https://doi.org/10.20961/prosidingsnfa.v4i0.35915
Ningrum, R. K. (2021). Media Eksakta analisis kemampuan berpikir kritis siswa tentang materi larutan elektrolit dan non elektrolit Analysis of critical thinking skills in student of regarding electrolyte and non-electrolyte solutions material, 17(2), 79–84. http://jurnal.fkip.untad.ac.id/index.php/jme
Nopitasari, B. S. A., Riyanto, S., & Murti, R. C. (2023). Digital literacy: Perceptions of primary school teacher education students. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 7(1), 27–34. https://doi.org/10.23887/jisd.v7i1.48400
Novitasari, K. W. A. (2023). Analisis keterampilan berpikir kritis menurut indikator Facione pada pembelajaran kimia daring dan luring. Jurnal Sains Riset, 13(3), 839–849. https://doi.org/10.47647/jsr.v13i3.2017
Nurrohmi, Y., Utaya, S., & Utami, D. H. (2017). Pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(10). https://doi.org/10.17977/jptpp.v2i10.10062
Oktariani, O., & Ekadiansyah, E. (2020). Peran literasi dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi dan Kesehatan (J-P3K), 1(1), 23–33. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v1i1.11
Pardede, O. B., Sinaga, E. A., Depari, A. W. B., & Gultom, R. J. B. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis (critical thinking) siswa melalui penggunaan soal HOTS dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kode: Jurnal Bahasa, 9(4). https://doi.org/10.24114/kjb.v9i4.22027
Purwati, R., Hobri, & Fatahillah, A. (2016). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah persamaan kuadrat pada pembelajaran model creative problem solving. Kadikma, 7(1). https://doi.org/10.19184/kdma.v7i1.5471
Regina, F. S., Damaianti, V. S., Mulyati, Y., & Sastromiharjo, A. (2024). Analysis of information literacy skills in student essay writing using mind mapping. Studies in Learning and Teaching, 5(1), 176–186. https://doi.org/10.46627/silet.v5i1.361
Reni Kusmiyati, S. H. (2019). Literasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di era industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa (Semiba). https://ejournal.unib.ac.id/semiba/article/view/10300
Rifa Hanifa Mardhiyah, Aldriani, S. N. F., Chitta, F., & Zulfikar, M. R. (2021). Pentingnya keterampilan belajar di abad 21 sebagai tuntutan dalam pengembangan sumber daya manusia. Lectura: Jurnal Pendidikan, 12(1), 29–40. https://doi.org/10.31849/lectura.v12i1.5813
Rizky A. A., Ipungkarti, A. A., & Saffanah, K. N. (2021). Pengaruh kurangnya literasi serta kemampuan dalam berpikir kritis yang masih rendah dalam pendidikan di Indonesia. Conference Series Journal, 01(01), 1–12. https://ejournal.upi.edu/index.php/crecs/article/view/32685
Sani, R. A. (2019). Pembelajaran berbasis HOTS (Pertama). Tsmart Printing.
Sari, D. P. (2016). Mengembangkan kemampuan self-regulation: Ranah kognitif, motivasi dan metakognisi. Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 3(2). https://doi.org/10.33387/dpi.v3i2.135
Schmitz, M.-L., Consoli, T., Antonietti, C., Cattaneo, A., Gonon, P., & Petko, D. (2024). Why do some teachers teach media literacy while others do not? Exploring predictors along the “will, skill, tool, pedagogy” model. Computers in Human Behavior, 151, 108004. https://doi.org/10.1016/j.chb.2023.108004
Sugiyono. (2022). Metode penelitian & pengembangan research and development. Alfabeta.
Sujana, A., & Rachmatin, D. (2019). Literasi digital abad 21 bagi mahasiswa PGSD: Apa, mengapa, dan bagaimana. Conference Series Journal, 1(1), 1–7. https://ejournal.upi.edu/index.php/crecs/article/view/14284
Susilowati, Sajidan, & Ramli, M. (2017). Analisis keterampilan berpikir kritis siswa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Magetan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains, 21(2000), 223–231. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/snps/article/view/11417/8102
Tagg, C., & Seargeant, P. (2021). Context design and critical language/media awareness: Implications for a social digital literacies education. Linguistics and Education, 62, 100776. https://doi.org/10.1016/j.linged.2019.100776
Tarigan, R. E. (2021). Sosialisasi literasi media digital di Sekolah Kristen Pniel Medan upaya mengatasi maraknya hoax. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 4, 1172–1183. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0.1253
Yotolembah, A. N. I. G., Tyas, A. P., & Bismawati, A. (2023). Efektivitas literasi digital dalam pembelajaran daring mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada mata kuliah Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(1), 469–477. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i1.2215
Zakaria. (2020). Mengintegrasikan kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD/MI. Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam, 3(2). https://doi.org/10.51476/dirasah.v3i02.191
Copyright (c) 2025 Studies in Learning and Teaching

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.










